Perempuan dan Perhutanan Sosial: The Unseen Actor - Forest Programme V

13/07/2026 28 Ditonton

Perempuan dan Perhutanan Sosial di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur Perempuan adalah perhutanan sosial itu sendiri, dan perannya bukan hanya sebagai pelengkap atau bahkan hanya sebagai sekadar pembantu; namun mereka adalah mitra, pekerja, pemimpin, pengolah, penyelenggara, dan pembangun komunitas. Mereka memainkan peran yang tak tergantikan dalam menanam, memelihara hutan, mengembangkan produk bernilai lebih tinggi, dan mengembangkan KUPS (Kelompok Usaha Perhutanan Sosial). Perhutanan Sosial membutuhkan perempuan sebagai mitra yang aktif, diakui, dan dihargai dalam mendukung tiga pilar dalam kelola kelembagaan, kelola kawasan dan kelola usaha. Perhutanan Sosial dan KUPS memperkuat mata pencaharian Perempuan dan menawarkan peluang penting untuk aktualisasi diri, kemandirian ekonomi, dan perluasan jaringan sosial. Meskipun ada keterbatasan dari tanggung jawab rumah tangga dan keluarga, minat untuk memberikan peran tetap tinggi karena Perempuan menyadari kontribusi mereka mendukung rumah tangga, masa depan anak-anak, dan tujuan komunitas yang lebih luas seperti perlindungan hutan dan ketahanan iklim. Lokasi: Kelompok Perhutanan Sosial HKm Watu Wulun, Desa Werang, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur Sekilas tentang Forest Programme V Forest Programme V adalah program kolaboratif antara Kementerian Kehutanan Republik Indonesia dan Pemerintah Jerman (melalui KfW) yang mendukung Percepatan Pengelolaan Perhutanan Sosial (PS) di Indonesia. Misi kami yaitu menerapkan model pengelolaan hutan yang berkelanjutan secara sosial, ekologi, dan ekonomi untuk meningkatkan kondisi ekosistem hutan dan kualitas hidup masyarakat di sekitar hutan.

(Sumber Youtube: Forest Programme V)

Info Video
Tanggal
13/07/2026
Ditonton
28 Kali
Kembali ke Video